Jumat, 29 November 2013
ketakutanmu hanya untuk penciptamu
Wira namanya, pertama kali berkenalan denganku dia selalu pasang muka curiga dan selalu jaga jarak. Tidak seperti teman2nya yang lain,ini walaupun sdh 2 minggu berkenalan tetap dia masih jaga jarak, malah kadang berbuat ulah dengan berteriak2 sehingga mengacaukan suasana kelas. Jika kuajak bicara jawabannya pasti gak nyambung. Duh.....kenapa ya anak ini. Motorik halusnya jg agak ketinggalan jika dilihat dari usianya. Konsentrasinya juga mudah pecah. Sampai suatu hari dia bercanda dengan temannya, tanpa sengaja dia menyakiti temannya hingga menangis. Menyadari temannya menangis kesakitan kulihat reaksi yang berlebihan pada wira. Tubuhnya menggigil, wajahnya pucat pasi, seketika badannya berkeringat dingin, sambil bersandar di ujung ruangan, terlihat jelas diwajahnya ketakutan yang sangat mendalam. Terkejut aku lihat dia seperti itu. Kusampaikan wira bisa minta maaf, kan gak sengaja dan memang permainannya kurang aman (main perang2an) tp dia tetap meringkuk. Ah....mgkn ini penyebabnya. Secara 4 mata kutanya kpd ibunya bagaimana kedehariannya dirumah. Ternyata benar, sang ayah suka membentak atau memukul jika dia berbuat salah, begitu juga drngan sang kakak. Duh......miris aku mendengarnya. Kumemohon kepada ibundanya utk menjaga dia dari hukuman yang berlebihan. Alhamdulilah....setelah 3 minggu muncul keberaniannya untuk mengacungkan tangan menjawab pertanyaan. Meski salah diwajahnya tidak tergurat ketakutan yang gak wajar. Dan tadi pagi aku diberi kejutan dengan dia mau menulis dipapan tentang semua suku kata yang aku ajarkan dan hebatnya lagi dia melakukan itu dengan rasa percaya diri. aku jadi ingat reaksi berlebihan yang kadang muncul kala anak2ku berbuat kesalahan yang memang mereka tidak sengaja atau memang tidak tahu kalau itu salah. padahal kpd penciptanyalah ketakutan itu seharusnya di tujukan, sehingga mereka bisa berdisiplin tanpa perlu pengawasan yg melekat, karena mereka sadar bahwa hidupnya akan di pertanggungjawabkan kepada pemiliknya.
Minggu, 24 November 2013
horeeeee......berhasil juga buat blog
Alhamdulilah akhirnya berhasil juga, setelah seminggu belajar untuk buat blog. Bener juga selama ada kemauan pasti ada jalan.
Langganan:
Postingan (Atom)