Kamis, 22 Mei 2014

kangen

Kenapa gak bisa tidur ya, padahal tadi siang juga gak tidur. Badan juga capek, tapi kok kantuk enggak kunjung datang menghampiri. Huft......mana anak2 juga sudah tidur. Seandainya hujan datang pasti kantukku juga ikutan datang. Entah ya...kenapa aku suka banget dengan suara hujan, kayaknya damai gitu. Indah, suaranya yang teratur menentramkan hati, segalau apapun kalau mendengar suara hujan pasti sedikit terbantu. Makanya, aku sengaja membuat jendela kamarku menghadap taman belakang, selain agar pencahayaan dan sirkulasi udara bagus, juga jika hujan, aku bisa langsung memandang langit dan menatap butiran - butiran bening itu jatuh diatas dedaunan dengan leluasa. Bau tanah yang terkena air hujan juga menciptakan sensasi lain di hatiku, aromanya lembut menenangkan. Memang sedari kecil aku sangat senang main hujan, semakin deras hujan semakin girang. Tidak perduli setelah sampai rumah diomeli mama. Kadang aku main hujan sendiri karena sebagian besar orang tua temanku melarang anaknya main hujan. Sebenarnya aku pun juga sering di larang, tapi hihihi...namanya juga cinta ya nekat aja. Gak perduli meski petir menggelegar aku tetap berlari larian di bawah hujan, kadang di temani bola plastik. Emang sih agak aneh ya anak cewek mainannya bola. Mungkin dulu mama pengen anaknya cowok kali ya, tapi yang keluar malah cewek jadinya ya gini hahaha. Bagiku hujan bukan hanya menemaniku di kala senang, jika aku sedih pun dia mampu menghibur dan memelukku dengan erat. Aku ingat ketika di tinggal pergi mama untuk selama lamanya, hujan lah yang menampung segala tangisku, ku berteriak di tengah derasnya guyurannya. Dengan rapi dia bisa menyembunyikan segala rahasiaku. Ku dapat mmenghapus air mataku dengan rapi tanpa meninggalkan jejak. Hmmmm.....mungkin sekarang ini aku kangen dengan hujan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar