Tegap bayang diantara tertatih langkah kaki
Kobar didada tak terpadamkan akan redupnya mata
Terbungkuk merangkai puing puing memori
Harapan indah entah kemana
Tersapu arogan kekuasaan
Terseok
memanggul harapan yang tak kunjung padam
Terhempas ombak keserakahan
Tersungkur pengakuan diatas kertas
Tersudut karena tak berlencana
Saat nafas akan terputus
Pintanya...
Jaga ibu pertiwi
Kemerdekaan ini ada karena darah kami yang tertumpah.
R.Dini
Mataram,27 Agustus 2014
Tidak ada komentar:
Posting Komentar